PERAHU RETAK-2
Dua tahun berlalu dengan cepat dan hari-hari dilaluinya dalam kesunyian bersama anak lanangnya, yang kini sekolah di SD yang tidak begitu jauh dari tempat tinggalnya. Semuanya peristiwa itu telah berlalu. Surti, istrinya, telah mendahuluinya meninggalkan kefanaan dunia karena ngenes* melihat Tedjo yang tidak lagi mempedulikannya, bahkan juga tidak memperdulikan dirinya sendiri yang digerogoti asma, mag dan tbc yang kian parah.
Suatu pagi selepas Temon berangkat sekolah, ada keinginan yang begitu kuat mendorongnya untuk bersih-bersih lemari istrinya, yang selama ini dibiarkan apa adanya. Ada sebuah kotak kecil milik istrinya, yang tak pernah diketahui Tedjo sebelumnya. Diambilnya kotak itu, lalu dibukanya. Tidak ada barang berharga, hanyalah sobekan kertas-kertas yang telah dibundel dengan rapi. Ada tiga buah bundelan, yang kelihatannya memang sengaja dikelompokkan sesuai jenisnya.
Orang biasa yang bergelut dengan hal-hal biasa. Mencoba untuk menuangkan gagasan, ide dan karya dalam sebuah media.



















Tinggalkan sebuah Komentar